WONOGIRI-Kami berenam dari PAKETRI (Paguyuban Kelompok Tani Wonogiri )pada tanggal 20 April mengadakan kunjungan atau uji banding tanaman daerah Wonogiri dengan daerah Jawa Tengah lainnya, khususnya yang kami tuju yaitu Kabupaten Purworejo.
Rombongan start dari kantor Paketri di Wonokarto, Wonogiri tepat pukul 09.30 wib, sepanjang jalan kami sambil melihat pemandangan kanan – kiri sawah Yang menghijau dengan tanaman padi yang saat ini rata-rata terserang penyakit diantaranya wereng dan sundep. Saya melihat bukannya daerah Wonogiri saja yang tanaman kena hama, namun daerah Sukoharjo, Klaten, sampai Kulon Progo, Waten ternyata sama. Kami dalam perjalanan bukan menikmati pemandangan alam di kanan kiri saja, tapi kami sekaligus menikmati perjalanan yang melelahkah, dikarenakan mulai start dari Wonogiri kami sudah di suguhi jalan yang rusak parah, hanya terhibur di jalan daerah Jogjakarta saja yang jalam mulus, setelah lepas Kota Wates Kulon progo masuk wilayah Jawa Tengah sudah mendapatkan jalan yang sama parahnya dengan Jawa Tengah lainnya.
Sampai di Kota Purworejo tepat pukul 13.30 wib berarti perjalanan kami tempuh empat jam tapi kesempatan kami buat istirahat sholat Duhur di Mesjid Agung di sebelah barat alun-alun, selanjutnya kami tuju kantor rekan kami yaitu Pak M. Rois. Setelah ketemu beliau kami dan rombongan diajak ke lokasi yang jaraknya 11 km dari kantor Pak M. Rois.
Setelah sampai lokasi biar badan sudah capek, namun kami tidak merasakannya karena kami semua menikmati pemandangan yang tidak ada di Wonogiri sambil menikmati Jeruk yang sdh masak, papaya yang sdh masak, pisang dan tanaman lainya, sambil menikmati kolam ikan dan udang galah yang baru disebar makanan dan di perebutkan ikan-ikan maupun udang tersebut.
Memang system pertanian atau tanaman Pak M.Rois system kuno, karena apa? Semua tanaman di lokasi segala macam tanaman ada. Dari padi, palawija, buah2an, sayur mayor, empon-empon sampai kolam ikan. Tapi system ini saya lihat sangat menguntungkan petani sendiri sedangkan pupuk beliau sama sekali tidak menggunakan pupuk kimia, semua pakai pupuk organic buatan Pak M. Rois sendiri.
Disini kami beserta rombongan sangat tertarik system yang di terapkan Pak M. Rois dengan pupuk Organik buatannya sendiri. Terima kasih Pak M. Rois,…….. mudah2an bisa kami terapkan di Wonogiri (sarnen Paketri)